Surat Pembaca
Bank DBS Indonesia
Kecewa dengan Layanan dan Penutupan Kartu Kredit DBS
Bulan September 2018, saya gembira karena menerima kartu kredit DBS. Menurut saya, DBS adalah salah satu bank terbesar di Singapura. Saya pikir menajemen dan pelayanan DBS Indonesia minimal akan sama dengan DBS Singapura yang profesional dan canggih. Atau misalkan masih dibawah, tidak terlalu jauh dengan DBS Singapura.
Tiket.com
Tiket Sudah Dibayar Lunas Tetapi Status Pemesanan Tidak Kunjung Berubah
Pada 26 Maret 2019, saya melakukan pembelian tiket penerbangan di Tiket.com. Tiket yang saya beli adalah penerbangan dengan rute MNL – SIN untuk tanggal 20-24 April 2019 dengan nomor order 69004551. Pembayaran untuk tiket tersebut saya lakukan pada 26 Maret 2019 melalui ATM. Sampai dengan saat ini, status pemesanan saya adalah “Masih dalam proses”. Saya pun melaporkan hal ini kepada pihak Tiket.com dengan nomor laporan 01108904. Saya harap pihak Tiket.com segera menanggapi dan memproses laporan saya.
Tiket.com
Pesan Tiket Pesawat di Tiket.com, Tagihan Masuk Mencapai 3x Harga Sebenarnya
Pada 25 Maret 2019, saya melakukan pemesanan tiket pesawat Citilink dengan rute HLP – KNO untuk 2 orang. Tiket tersebut saya beli melalui Tiket.com. Jadwal keberangkatan yang saya pilih adalah 1 Juni 2019. Total biaya yang harus saya bayar adalah senilai Rp2.468.000,-. Pembayaran saya lakukan menggunakan kartu kredit. Setelah pembayaran dinyatakan berhasil, saya pun menerima email berisi e-ticket dan receipt. E-ticket dan receipt tersebut sesuai dengan pesanan dan nilai pembayaran. Akan tetapi, total tagihan yang saya terima adalah Rp7.405.200,-. Jumlah tersebut mencapai 3x lipat dari jumlah seharusnya. Padahal, saya hanya menerima satu email berisi satu e-ticket dan satu receipt.
BCA CS Finance
Kecewa dengan Marketing KSM CS Finance
Tanggal 29 Maret 2019 saya menyetorkan down payment sebesar 12 juta. Namun sampai tanggal 5 April 2019 unit Honda Vario 150 belum juga dikirim. Tidak ada kejelasan dari pihak marketing kemudian ada kenaikan harga sebesar 321 ribu sedangkan transaksi dilakukan tanggal 29 Maret 2019 sebelum harga naik.
JD.ID
Sudah Satu Bulan Refund Belum Diterima
Saya melalukan order sebanyak tujuh kali di JD.ID tanggal 16 Februari 2019 dengan metode pembayaran Go-Pay. Nomor ordernya 253250563, 253311485, 253255040, 253247828, 253191432, 253195087, dan 253195652. Lalu pesanan ini dibatalkan dan menurut sistem JD.ID pesanan tersebut berhasil dibatalkan tanggal 27 Februari 2019.
JD.ID
JD.ID Tak Kunjung Menyerahkan Refund
Saya melakukan transaksi di JD.ID berupa pembelian 1 unit Hanphone Xiaomi seharga Rp1.241.000,-. Nomor pemesanan untuk transaksi tersebut adalah 254702475. Pembayaran dilakukan menggunakan kartu debit pada 4 Maret 2019. Barang yang saya tak kunjung dikirim sampai dengan 2 hari kerja setelah pembayaran dilakukan. Akhirnya, saya pun mengajukan refund pada 6 Maret 2019. Setelah mengajukan refund, saya menghubungi Customer Service JD.ID untuk menanyakan terkait waktu pengembalian dana. Pihak JD.ID menyatakan bahwa refund akan diserahkan dalam estimasi waktu7-14 hari kerja. Akan tetapi, sampai dengan 28 Maret 2019, refund belum saya terima padahal sudah melebihi batas waktu yang dijanjikan.
Bukalapak
Buka Dompet dan Akun Dibekukan Tanpa Pemberitahuan
Saya seorang pelapak. Pada tanggal 7 April 2019 saya transakasi di Bukalapak. Saya mengirimkan alat-alat tulis ke pembeli. Setelah barang sampai dan diterima pembeli, otomatis dana masuk ke buka dompet saya. Saat itu buka dompet saya senilai Rp.3.190.000. Selang beberapa jam saya lakukan pencairan.
OVO
Transfer Saldo OVO Ke Rekening Dinyatakan Gagal, Saldo OVO Malah Berkurang
Pada 10 April 2019 sekitar pukul 8 pagi, saya melakukan transfer saldo OVO ke rekening BNI saya. Pada saat itu, proses transfer dinyatakan gagal. Akan tetapi, saldo pada akun OVO saya terpotong dan saldo di rekening BNI saya tidak bertambah. Saya pun mencoba memeriksa riwayat transaksi tersebut namun tidak ditemukan. Akhirnya saya pun memutuskan untuk menunggu 1x24 jam. Setelah menunggu, saldo OVO tetap terpotong namun saldo di rekening BNI masih belum juga bertambah.
OVO dan CIMB Niaga
Top Up OVO Dinyatakan Gagal, Saldo CIMB Niaga Tetap Terdebet
Pada 27 Maret 2019, saya melakukan top up OVO menggunakan Kartu Kredit CIMB Niaga. Saya melakukan top up melalui Aplikasi OVO. Pertama, saya melakukan top up sebesar Rp100.000,- namun transaksi dinyatakan gagal. Saya pun mencoba kembali dengan melakukan top up sebesar Rp100.000,-. Kali ini, transaksi dinyatakan berhasil. Akan tetapi, saldo Kartu Kredit CIMB Niaga terpotong Rp200.000,-. Padahal, saldo yang masuk ke akun OVO saya hanya Rp100.000,-.
PT. XL Axiata
XL Center Lalai dalam Penyimpanan Data Pelanggan
Saya mengunjungi XL Center Puri Indah Mall untuk mengajukan update data kartu kredit karena ada promo pemutakhiran data. Saat itu, data yang saya serahkan tidak langsung dimasukkan ke dalam sistem. Customer service yang melayani saya hanya mencatat data-datanya di selembar kertas. Customer service tersebut menyatakan bahwa saya akan mendapatkan benefit dari promo ini bulan depan. Ketika tagihan datang, total biaya yang tercantum adalah biaya normal tanpa adanya potongan dari promo. Setelah diselidiki, ternyata data yang saya serahkan di XL Center Puri Indah Mall hilang, sehingga saya tidak dikenakan promo tersebut. Recovery data tidak dapat dilakukan karena hanya dicatat di selembar kertas dan customer service yang melayani saya pada saat itu sudah resign. Saya sangat kecewa dengan kejadian ini. Saya harap pihak XL segera membenahi manajemennya sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.