Surat Pembaca
JD.ID
Tiga Bulan, Proses Pengembalian Dana Tidak Selesai
Saya memesan hotel melalui aplikasi JD.ID dengan nomor pesanan 247807804 tanggal 23 Desember 2018 di Hotel CT 195, Bandung. Setelah pemesanan dikonfirmasi (ada ketersediaan kamar), beberapa menit kemudian saya bayar untuk proses finalisasi pemesanan hotel.
Bank CIMB Niaga
ATM Setor Tunai Bermasalah, Uang Tidak Masuk Rekening
Pada tanggal 28 Januari 2019 saya melakukan setor tunai di ATM Setor Tunai. Saat uang masuk, drawer pun tertutup, namun mesin langsung eror. Kemudian saya melakukan cancel transaksi untuk mengeluarkan kartu dan uang, tapi hanya kartu yang keluar.
Bank CIMB Niaga
Kecewa dengan Pelayanan CIMB Niaga
Saya merupakan pengguna kartu kredit CIMB Niaga sejak tahun 2005. Saya kecewa karena persoalan kartu kredit saya tidak kunjung terselesaikan. Pada bulan November 2018, kartu kredit CIMB Niaga saya telah digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Terjadi transaksi yang tidak dilakukan oleh saya dengan total transaksi hampir 3 juta rupiah.
OVO
Pelayanan Customer Service Perlu Ditingkatkan
Saya menggunakan OVO sebagian besar untuk belanja di Tokopedia dan juga Grab. Tanggal 26 Maret 2019 saya menjadi korban penipuan. Ada yang menelepon mengaku dari pihak OVO dengan nomor 6281929000061. Kredit OVO saya hilang sekitar 70 ribu dan juga puluhan ribu points.
Bank DBS
Tidak Bisa Upgrade Kartu Kredit DBS Padahal Limit Mencukupi
Saya nasabah Bank ANZ yang saat ini telah diakusisi oleh Bank DBS. Kartu kredit Bank ANZ yang saya miliki pun dialihkan menjadi kartu kredit Digibank (Bank DBS). Sejak adanya peralihan tersebut, saya sering kali mengalami permasalahan. Pertama, pihak Bank DBS memberikan SMS berisi notifikasi bahwa mulai 8 Februari 2019 kartu kredit berlogo ANZ sudah tidak dapat digunakan. Kartu kredit tersebut akan diganti dengan kartu kredit baru berlogo DBS. Sudah 3 kali saya menghubungi customer service namun kartu kredit baru belum juga dikirimkan.
Telkom Indihome
Permohonan Pelanggan Tak Kunjung Direalisasikan
Saya adalah pelanggan layanan internet Indihome. Pada 7 Februari 2019, saya menghubungi Call Center Telkom Indihome di nomor 147 untuk menggabungkan tagihan telepon dan internet saya. Pada 10 Maret 2019, saya melakukan pembayaran namun ternyata tagihan telepon dan internet masih terpisah. Saya pun kembali menghubungi call center di nomor 147 untuk menanyakan hal tersebut. Pihak Telkom menginformasikan bahwa permohonan penggabungan tagihan akan segera diproses. Akan tetapi, hingga saat ini pihak Telkom belum menyelesaikan persoalan saya.
Telkom Indonesia dan Telkomsel
Indihome dan Wifi.id Sering Mengalami Gangguan
Saya sudah berlangganan 2 produk Telkom Indihome dan 2 produk Wifi.id untuk perusahaan saya sejak 2 tahun lalu. Sejak awal berlanggan, memang banyak permasalahan yang saya rasakan. Bahkan, sejak November 2018 keempat produk tersebut selalu mengalami gangguan setiap minggunya. Pada tahun 2019 ini, keempat produk tersebut seringkali mati 2-3 kali dalam seminggu. Padahal, keempat produk tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang bisnis saya.
PT. Eurokars Motor Indonesia (Mazda Indonesia)
STNK Belum Selesai Diproses, Pihak Mazda Tak Memberikan Plat Nomor Sementara
Saya membeli 1 unit mobil Mazda Biante tahun 2017 melalui Dealer Mazda Bintaro. Mobil Mazda Biante yang saya beli adalah tipe COP sehingga proses pembuatan STNK mobil memakan waktu cukup lama. Mobil tiba di kediaman saya pada November 2018. Saya pun mendapatkan surat izin jalan dan plat nomor sementara. Sampai dengan Maret 2019, saya belum mendapatkan STNK dan juga plat nomor mobil yang asli. Pada 14 Maret 2019, pihak Mazda menginformasikan bahwa STNK saya sudah mulai diproses. STNK tersebut dijanjikan akan selesai dalam waktu 14 hari kerja. Akan tetapi, surat izin jalan untuk mobil baru saya akan habis pada 17 Maret 2019.
Bukalapak
Untuk Pertama Kalinya Kecewa Berbelanja di Bukalapak
Saya adalah pelanggan setia Bukalapak sejak tahun 2015. Selama ini, tidak ada kendala yang berarti dalam bertransaksi di Bukalapak sampai dengan 27 Februari 2019 lalu. Untuk pertama kalinya, saya kecewa melakukan transaksi di Bukalapak. Transaksi tersebut dilakukan pada 27 Februari 2019 dengan nomor transaksi 191758781096. Pada awalnya, Pelapak menginformasikan bahwa sedang terjadi masalah pengiriman dari Batam, sehingga pengiriman dialihkan melalui Pekanbaru. Saya pun memilih jasa ekspedisi TIKI Reguler dengan estimasi pengiriman selama 5 hari dan biaya sebesar Rp258.000,-. Sampai dengan surat pembaca ini dibuat, saya belum menerima barang tersebut.
Bank CIMB Niaga
Kecewa dengan Kualitas Data CIMB Niaga
Pada tanggal 18 Januari 2019, saya melakukan SLIK secara pribadi yang hasilnya adalah terdapat baki kredit sebesar Rp29.976.344. Kredit tersebut berasal dari Bank CIMB Niaga. Sebenarnya, saya hanya memiliki hutang pokok sebesar Rp7.491.586. Akan tetapi pada hasil SLIK tersebut, saya dilaporkan memiliki 13 kartu kredit yang 9 di antaranya masih aktif atau diblokir sementara. Padahal, saya hanya pernah menerima sebanyak 2 kartu kredit. Pihak CIMB Niaga bagian recovery pun pada akhirnya mengakui bahwa terdapat duplikasi data dan kesalahan pelaporan.